Tempo 24 Maret 1973. Kesebelasan irian jaya yang teknik dan ketrampilannya belum pantas dipuji, kalah 2-1 dari kesebelasan hitachi dari jepang. ada beberapa pemain irian yang berbakat, yang bermain cukup lumayan.
MENGALAHKAN lawan dalam angan-angan memang terlalu gampang. Kenyataanya yang tidak selalu begitu. “Bagaimana, mau menang atau kalah?”, tanya Presiden pada anak-anak Kesebelasan Irian Jaya minggu lalu di Bina Graha. Mereka hanya tersenyum. Seperti biasanya Acub Zaenal dengan cepat menjawab: “Kemungkinan kita menaag 3-1 , pak”. Apa yang terjadi kemudias sulit untuk diramalkan Acub Zaenal. Di bawah gemercik hujan membasuh Senayan dan terlebih dahulu telah ketinggalan: 1-0. Kesebelasas Hitachi menundukkan Irian Jaya: 2-1. (more…)
Tempo 10 Februari 1973. Masalah pssi dibawa ke bina graha membahas tentang tim pssi yang akan diberangkatkan ke pra kejuaraan dunia di australia. kiper, ronny pasla, belum bermain prima dan pssi tak punya jago tembak.
Tempo 27 Januari 1973. Endang Witarsa ingin membahas masalah prestasi PSSI dengan para wartawan. ia menilai daya tahan pemain PSSI sangat minim. Endang juga mengkritik dokter yang menangani PSSI malas.