Improvisasi Jenuh Di Rangoon
Tempo 15 April 1972. PSSI gagal menjuarai pra olimpik di Rangoon. Peristiwa kadir dianggap awal dari kegagalan. Kesebelasan Indonesia lemah pada pertahanan dan penghubung. Syarnubi Said akan mengundurkan diri. Kelesuan akibat kegagalan team sepakbola Indonesia dalam turnamen pra-olimpik di Rangoon rupanja tak terobati dengan kemenangan Rudy Hartono dkk dalam tjabang bulutangkis di London, Djum’at siang … Read more
Dicari Seorang Psikolog
Tempo 15 April 1972. PSSI Yunior menang 4-0 lawan kesebelasan Azzuri SC dari Australia. langkah pertama para pemain yunior yang dipersiapkan ke Bangkok. mental pemain PSSI yunior dalam menghadapi lawan perlu perhatian. MILAN Milanovich, pendjaga gawang Azuri SC (Dinelli & Del Basso) di penghudjung Maret jang lalu telah di suguhi 4 bidji “baso Menteng” alias … Read more
PSSI Di Mata Asia
Tempo 8 April 1972. Banyak lawan menjagoi Indonesia untuk keluar sebagai juara pra olimpik 1972 di Rangoon. ketua FIFA menilai permainan Kadir dan kiper Yudo bertaraf internasional. banyak terdapat peningkatan mutu. SEMENTARA tidak sedikit penggemar sepakbola Indonesia melepas team PSSI ke Turnamen Pra-Olimpik dengan rasa tjemas bertjampur harapan, tidak kurang pula bakal lawan-lawannja jang mendjagoi … Read more
Pesan Jamiat & Langkah Pertama
Tempo 1April 1972. Dalam pertandingan pra olimpik 1972, PSSI menang 4-0 atas Thailand. Berkat komando dari Binagraha, bahwa PSSI harus menang. Sebelum bertanding, tekanan darah pelatih PSSI, jamiat, sempat makin meningkat. BARANGKALI pada Senin malam itulah tekanan darah Djamiat mentjapai titik normalnja kembali Karena sedjak keluarnja komando dan Bina Graha bahwa team Pra-Olimpik Indonesia harus … Read more
Menuju Pra Olympic Rangon
Tempo 18 Maret 1972. Tim pra olimpik Indonesia 1972, dengan 20 pemain, berangkat ke Rangoon, Burma. tak ada yang berani memastikan Indonesia menjadi pemenang. tim ini diperkuat oleh Ronny Pattinasarani dan Waskito. DARI Istana Merdeka bergema suara bola: Indonesia mesti menang di Pra-Olimpik Rangoon. Tanggapan Presiden Suharto jang tak dinanti-nantikan itu – setelah menjaksikan Kesebelasan … Read more
Tango kaisar dari Napoli, Argentina Juara Dunia 1986
Tempo 5 Juli 1986. STADION Azteca, Meksiko, bagaikan diserbu suporter Argentina. Suara teriakan: “Argentina … Argentina . . . Argentina . . .,” terdengar gemuruh beberapa kali, begitu Dieo Armando Maradona, kapten tim Argentina, menerima piala kemenangan dari Presiden Meksiko Miguel de la Madrid. Wajah bintang Argentina itu cerah ketika menerima piala emas yang menjadi … Read more
Protes Tostao & Disiplin Katchalin
Tim sepak bola Brazil, Cruzeiro bertemu Dynamo dari Soviet. Cruzeiro menampilkan keterampilan individu dan kebebasan improvisasi. tim Soviet, sebaliknya, amat berdisiplin. Cruzeiro menang 3-1.HALO Tostao, berapa gol anda mau tjetak sore ini?”Disapa dimuka umum dilobby Kartika Plaza, Tostao jang pendiam bangkit djuga temperamen Amerika Latinnja. Sambil mengernjitkan keningnja jang lebar spontan ia berusaha memberi djawaban. … Read more
Exitnya Hutasoit
Tempo 21 Juli 1971.Frans Hutasoit baru seumur jagung menjadi ketua komisi teknik PSSI, sudah tak sanggup lagi membina pemain PSSI. Sasaran komda Sumbar, Kamaruddin panggabean sebenarnya adalah mengenyahkan Jallal & Jamiat. UDARA segar dikompleks Senajan agaknja tidak dapat menjegarkan kesehatan Drs Frans Hutasoit. Dia sakit dan merasa tidak sanggup lagi meneruskan tugas Ketua Komisi Teknik … Read more
Kesebelasan “Pro” Jaya Karta …
Tempo 21 Oktober 1971. Frans Hutasoit, kepala direktorat II DKI yakin bahwa pembinaan basis klub dapat meningkatkan mutu. Timbul pro & kontra di kalangan PERSIJA & penggemar sepak bola. PERSIJA takut pemainnya dipreteli. UTJAPAN atau ramalan Helenio Herrera-jang mendjadi kenjataan di Italia (lihat box: Musim Semi Sepak Bola), setahun jang lalu diulang kembali oleh Frans … Read more
Kejuaraan PSSI 1971
Tempo 21 Oktober 1971.Kejuaraan sepak bola PSSI tahun 1969-1971 dimenangkan oleh PSMS Medan. PSMS Medan berhasil merebut gelar 3 kali berturut-turut sejak tahun 1967. PSM Makassar menduduki juru kunci “4-besar”. TAMPILNYA PSMS Medan sebagai Djuara Kompetisi PSSI periode 1969–1971 menggoreskan tinta-emas dihalaman sedjarah PSSI sedjak Proklamasi sebagai satu-satunja Kesebelasan jang berhasil merebut gelar djuara 3 … Read more
