Persija: mencari iklim baru
Tempo 27 Januari 1973. Pengurus persija periode 1972-1974 berhasil disusun, sukahar masih di pucuk pimpinan. ada beberapa pengurus baru yang mungkin dapat merubah suasana baru persija. komposisi pengurus dianggap ideal. TERTUNDANYA Rapat Anggota Persija sejak Nopember tahun lalu, hanya menunda terpilihnya kembali Drs Sukahar sebagai Ketua Umum Persija yang baru. Tanggal 14 Januari yang lalu … Read more
Dua Masalah Endang
Tempo 27 Januari 1973. Endang Witarsa ingin membahas masalah prestasi PSSI dengan para wartawan. ia menilai daya tahan pemain PSSI sangat minim. Endang juga mengkritik dokter yang menangani PSSI malas. TULIS, saya akan pukul Australia! tantang Endang pada seorang wartawan yang sedang menyaksikan PSSI A berlatih. Apa yang harus ditulis? Jika ucapan yang klise itu … Read more
Alternatif Positif Dari 4 Besar
Tempo 6 Januari 1973. Ketangguhan PSSI yang pemainnya diambil dari empat daerah teruji. Penyerang Anjasmara dan Tumsila bermain kompak. Ketika bermain melawan ST Pauli dari Jerman Barat PSSI tak mengecewakan, menang 4-2. KALAU main bola cuma menyepak menahan, menggiring, menyundul serta membuat kerjasama yang sedap dipandang, maka Kesebelasan St. Pauli boleh diberi cap “berhasil”. Bahkan … Read more
Goal Untuk Adu Dengkul (Piala Presiden Suharto 1972)
Tempo 23 Desember 1972. Turnamen piala presiden Soeharto di medan diikuti 4 besar, PSMS mengalahkan Persija 1-0 melalui gol nobon. kemenangan Persija atas Persebaya 3-0 membuktikan persiapan team PON VIII dki sudah mantap. TOLONG sampaikan pada Hutasoit”, pesan seorang wartawan olahraga Medan kepada rekannya dari Jakarta, “belum lagi Medan sempat berfikir, Jakarta sudah kebobolan. Apalagi … Read more
Uang Tidak, Mutupun Tidak (Presiden Cup 1972)
Tempo 21 )ktober 1972. Tim PSSI A yang menjadi juara kedua presiden cup, membuat kecewa. bermain tanpa semangat, PSSI A kalah dari kesebelasan australia 1-4. dalam acara pertandingan segi tiga itu, uang masuk sedikit. PSSI A seolah minta diuji: “Kami lah runner-up turnamen President Cup!” Memang sebagai juara ke-2 PSSI tidak gagal, meskipun tidak berhasil … Read more
Main Keras Atau Kotor ?
Tempo 28 Oktober 1972. LH Tanoto eks kapten pssi, 42, setuju dengan permainan kasar. tapi menurut dia harus dikuasai teknik & memperhatikan waktunya. ia mengkritik cara iswadi idris yang pasang kuda-kuda tanpa ada bola. MULYADI bersungut-sungut pulang ke TC setelah PSSI A digenjot 1–4 oleh Kesebelasan Australia. “Coba kalau ada Otje, pasti beres itu orang-orang … Read more
“Cap Mau” Untuk PSSI B
Tempo 7 Oktober 1972. PSSI B baru kembali dari india mendapat julukan “cap mau”. itu gara-gara, ketika pertandingan berlangsung di sana, permainan menjadi kasar. para pemain PSSI pun tidak mundur melayani permainan lawan. SETELAH berada di rantau 3 minggu lebih – untuk mengikuti beberapa turnamen di India Team PSSI B tiba kembali di kandang dengan … Read more
Senjata Situbondo
Tempo 9 September 1972. Team sepak bola Situbondo, maju ke final turnamen “Suratin Cup” 1972. keberhasilannya agaknya berkat permainan yang gigih dan lugas. motif lain yang mendorong ke final, pemain ingin melihat Jakarta. ENDAPAN rasa terkejut dun penasaran agaknya memaksa sementara pecandu bola membuka mata dun peta. Dimana persisnya letak Situbondo, yang sonder publikasi besar-besaran … Read more
Lambat, Tapi Tidak Selamat
Tempo 9 September 1972. PSSI A, kalah 2-4 melawan kesebelasan Benfica. pertandingan di stadion Senayan, ditonton 50.000 orang. PSSI main tanpa Ronny Patti dan Basri dinilai lamban. dalam 30 menit, kebobolan 4 gol. BETULKAH tanpa Ronny Patti dan Basri PSSI bermain lambat dan tidak cermat? Paling tidak itulah kesan pertama 50.000 penonton Stadion Senayan yang … Read more
Menggarap “Suratin Cup”
Tempo 26 Agustus 1972. Turnamen yunior PSSI berlangsung di stadion Persija, diadakan 2 th sekali untuk memperebutkan piala suratin. turnamen cup dijadikan ukuran masa depan PSSI. saham sepak bola remaja daerah kurang. MINGGU ini mendadak Ir Suratin (1898-1959) terkenang. Turnamen Junior PSSI jang memindjam nama Pendirinja untuk kedjuaran remadja (sampai 19 tahun), kini sedang berlangsung … Read more
