SEPAKBOLA INDONESIA

November 1, 2009

Bekal Dari benfica

Filed under: Pertandingan — indrajabrix @ 4:35 pm
Tempo 24 Februari 1973. Untuk menghadapi babak kualifikasi kejuaraan dunia di Sydney, PSSI mengundang kesebelasan Benfica dari Portugis. Dalam waktu 30 menit PSSI kebobolan 3 gol lawan unggul di segala sektor.
TEPAT lima setengah bulan yang lalu (1 September 1972), Eusebio dan Benficanya memberi pelajaran pertama kepada PSSI – terutama kepada Coach Endang – Witarsa. Dalam waktu hanya 30 rnenit mereka membobolkan gawang Ronny Pasla 3 gol. Untuk membatasi kekalahan Endang menurunkan Budi Santoso – pengganti Surya Lesmana – yang berhasil membatasi ruang gerak si Macan Portugis. Kekalahan di babak pertama 0-4 harus dipulangkan pads tempo permainan PSSI yang serba lambat dan kurang cepatnya Endang mengambil putusan. Di babak kedua PSSI pulih gengsinya sebagai Juara Pesta Sukan 1972 dan berhasil membobolkan gawang Bentu 2-0 tanpa balas. Lambat, tapi tidak selamat. Demikianlah kira-kira pendapat 50.000 penonton Stadion Utama terhadap pertandingan PSSI-Benfica tempo hari. (more…)

Setelah Evaluasi Pertama

Filed under: Nasional — indrajabrix @ 11:40 am
as_logo_pssi6Tempo 10 Februari 1973. Masalah pssi dibawa ke bina graha membahas tentang tim pssi yang akan diberangkatkan ke pra kejuaraan dunia di australia. kiper, ronny pasla, belum bermain prima dan pssi tak punya jago tembak.
UNTUK kesekian kalinya PSSI dibawa ke Bina Graha. Masalahnya mudah di raba: membicarakan team PSSI yang akan diberangkatkan ke pra kejuaraan dunia di Australia awal Maret nanti. Menang lawan St.Pauli 4-2, kalah lawan Espagnola 1–2, 1–3 dan Bulagria 0–4, pimpinan PSSI nampaknya tidak bisa menerima kekalahan atau kemenangan seperti mereka menerima keuntungan atau kerugian dari penyelenggaraan pertandingan-pertandingan internasional. Sebab, soal duit – sejak Bardosono turun tangan – bukan soal lagi. Tapi untuk membicarakan soal teknis dan pembinaan team dengan mengundang beberapa wartawan olahraga plus kolomnis sepak bola untuk bersama-sama membahas dan menilainya di Bina Graha, mengundang juga perhatian dan rasa prihatin. (more…)

Mutunya: Eeeeh !

Filed under: Opini — indrajabrix @ 11:27 am

Tempo 3 Februari 1973. Mutu kesebelasan PSSI mengkhawatirkan. Dari kesebelasan daerah tak ada pemain yang dapat diharapkan. Ini dapat dilihat dalam pertandingan ketiga kesebe lasan: PERSIB, PERSEMA dan PSIS yang mutunya rendah.

KALA ketrampilan memamerkan dasar-dasar sepakbola, agaknya kejuaraan “3 sedang” – Persib — Persema — PSIS – minggu lalu dapat disejajarkan dengan anak-anak Gawang. Tidak seorang pun yang menonjol. Kecuali penunjukkan pada publik bahwa Max Timisela, Sonny Sandra dan beberapa nama tua lainnya belum menggantungkan sepatu bola. Mungkin hanya itu yang mengundang 15.000 penonton menyaksikan pertandingan pembuka awal tahun 1973. Lain tidak. Namun harapan pencandu sepak bola mengenai memungkinan tampilnya pendatang baru yang akan menggantikan Iswadi, Abdul Kadir atau Jacob Sihasale — pemain teras PSSI – masih belum terpenuhi. (more…)

Blog at WordPress.com.